Perempuan & Jilbab

source: arliando.blogspot.com

Sebagai seorang perempuan saya merasa amat senang melihat sekeliling saya—negara tempat saya tinggal, yaitu Indonesia—para perempuan telah beralih mengenakan jilbab. Banyak pula yang menyebutnya ‘trend’. Bisa dibilang pula saya masih baru dalam dunia ‘berjilbab’. Dan pertanyaan yang sering terlontar dari orang dan teman sekitar saya adalah:

Udah tobat ya pake jilbab sekarang?

Apa yang membuat lo ingin berjilbab?

Kemudian saya menjawabnya dengan: “Harusnya pertanyaannya adalah: mengapa saya baru berjilbab?

Continue reading “Perempuan & Jilbab”

September Kelabu

Saya merindukan seorang lelaki

Namanya diawali oleh huruf paling awal alfabet

Lalu saya teringat sembilan ratus hari yang lalu kami masih saling menanti

Di ujung terowongan ini terdapat dimensi yang akan menyatukan antara engkau dan saya

Saya pikir keikhlasan itu saya miliki untuk merengkuh kata perpisahan

Ini hanyalah sajak awamatra. Baitnya mati. Rimanya tercekik.

Manifestasi perkawinan pikiran dan emosi ini bukanlah fiksi

Percayakah engkau jika memori mampu menyapu bersih dan memaki tuli?

Itu adalah saat saya teringat engkau.

Merindukan engkau

Menyaksikan sosokmu yang kokoh mengawang di padang gersang melayang.

Tidakkah saya bilang sajak ini memiliki rima tercekik membisik?

Saya rasa itu hanyalah rongga dada yang terhimpit.

Continue reading “September Kelabu”

FIRST POST!

Finally I’ve made my own personal blog since like idk when. I had made one(s) before which I’d abandoned immediately just after the unceremonious creation of them.

But just a while ago I decided to make one and to fully devote myself to write. Well, anything to get rid of these buzzing bugs inside of my head. I usually mumble like a routine, and write one single journal once in a while.

I’m gonna write in Bahasa or English or maybe both just because. Alrighty, bismillah.

Sincerely,

Nike

20:50, Kosan Room.