[LIFESTYLE]: DIET RASULULLAH

honey
source: fairtradeusa.org

Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakaatuh…

Cukup, cukup sudah dengan paradigma: “ Yang kurus berarti cantik” atau “Stay slim stay beautiful”. You can talk to my hand.

Cukup sudah dengan paradigma bahwa diet berarti membatasi asupan makanan ke dalam tubuh. Atau untuk mendapatkan postur tubuh ideal dengan mengonsumsi obat pelangsung, sedot lemak. Beauty is not pain, I’m telling you. Sudahi kontrak dengan Diet Mayo, Caveman ‘Paleo’ Diet, even the OCD—Obsessive Corbuzier’s Diet.

“….badanmu juga memiliki hak atasmu. “ (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedikit berbagi cerita—ini serius sedikit. Zaman SMA dahulu di kelas 11 saya sempat mengalami kenaikan berat badan yang sebenarnya normal untuk umur remaja. Timbangan mencapai skala 5. Saya panik dan jengkel hingga memutuskan untuk ‘diet’. Wrong way. Saya mengambil jenis diet: asupan 900 kalori per hari. What. A. Torture. Saya hanya makan dua sampai tiga kali sehari dengan asupan karbohidrat bisa jadi jauh dari kata cukup. Jangankan ngemil, bahkan saya membatasi minuman mengandung gula sehari sekali. The result was quite amazing, by the way. Berat badan kembali pada angka 45 kg. Dan bisa ditebak, dalam jarak bulan berat badan saya kembali ke skala 5.

Yang ingin saya tekankan adalah kadang kita lupa pada perspektif skala besar dan cenderung pusing dengan hal trivial macam perut buncit atau lengan berlemak. Hal ini saya rasakan karena ketika berat badan saya di bawah 50kg (tanpa sengaja) saya merasa kondisi fisik melemah dan gampang lemas.

We should aim higher. Orang gemuk tidak berarti penyakitan ataupun tidak menarik. Dan orang kerempeng tidak berarti gampang di tiup angin.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam hanya pernah mengalami sakit dua kali dalam hidupnya. Pertama, kita seorang wanita Yahudi menghindangkan makanan yang telah dibubuhi racun bagi beliau. Dan kedua, saat menjelang wafatnya. Menakjubkan! Dan salah satu ciri-ciri yang disebutkan tentang penampilan fisik beliau adalah tidak gemuk dan tidak juga kurus.

Lalu, datang darimana tentang parameter kecantikan wanita yang kini menjadi paradigma menakutkan bagi para akhwat?

Dan omong-omong, tulisan ini tidak hanya untuk menyentil sesama wanita. Namun para kaum Adam yang kini mulai mengikuti trend pola makan sana-sini demi perut kotak bak batangan cokelat Cadburry. Dear para lelaki, calon istri kamu tidak ingin menikahimu karena bentuk perut, tapi karakter yang kau miliki (dengan mengesampingkan faktor aqidah). Read the books.

Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Diet seharusnya tidak hanya bertujuan untuk membentuk postur ideal melainkan pula untuk mengatur pola makan demi menjaga kesehatan. Tubuh tetap membutuhkan keseimbangan nutrisi seperti dalam sehari tubuh membutuhkan 30gr protein. Dan banyak kandungan vitamin dan zat lain yang hanya bisa larut dalam lemak. Kesehatan merupakan aset kekayaan yang tak ternilai harganya namun seringkali kita lalai dalam memanfaatkannya. Bisa membayangkan bagaimana jika nikmat sehat itu dicabut dari diri kita?

Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. “ (QS. Al-Ahzab : 21).

Nah, bukankah sudah jelas dari mana kita bisa mencari? Saya sendiri bingung mengapa sebelumnya saya begitu pusing mencari kiat-kiat menjaga pola makan kesana-kemari sementara panduan ada di depan mata.

Tulisan ini hanya semacam rangkuman dari kebiasaan makan Rasulullah dan sedikit berbagi pengalaman secara pribadi yang saya rasakan.

  1. Asupan awal kedalam tubuh Rasulullah adalah udara segar pada waktu subuh. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan shalat malam. Para pakar kesehatan menyatakan, udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh. Hal itu sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh.

Ketika sedang tidak shalat—halangan—saya kadang bangun di atas pukul 05.30 dan sungguh badan saya rasanya lemas dan kepala begitu berat. Atau ketika bangun kesiangan selewat waktu fajar, hal itu begitu mempengaruhi suasana hati saya hingga seharian ditambah badan yang cenderung mudah pegal dan lemas

  1. “Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk bernafasnya.”(HR. Ahad, Ibnu Majah).

Kadang kita khilaf sehingga lupa diri dan memasukkan berbagai makanan begitu saja. Imam Asy-Syafi’i rahimullah menjelaskan: “Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah”.

Al Khalal dalam Jami’nya meriwayatkan dari Imam Ahmad rahimullah bahwa beliau pernah mendapat pertanyaan, “Ada orang-orang yang makan terlalu sedikit dan mereka memang bersengaja untuk melakukan hal seperti itu?” Imam Ahmad mengatakan, “Aku tidak suka hal seperti itu, karena aku mendengar Abdurrahman bin Mahdi mengatakan, “Ada sekelompok orang yang berbuat seperti itu, namun akhirnya mereka malah tidak kuat untuk mengerjakan berbagai amal yang hukumnya wajib.”

  1. Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat). Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
  2. Masuk waktu dhuha, Rasulullah senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’.

Siapapun yang  pagi pagi  memakan 7 buah kurma ‘Ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu dia tidak akan mudah terkena racun dan terserang sihir.” (HR. Bukhari and Muslim).

Hal ini terbukti tatkala seorang wanita Yahudi menghidangkan makanan seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah menukilkan perkataan Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma ‘Ajwa : “Kurma ‘Ajwa bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan doa keberkahan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena zat kurma itu sendiri. “

  1. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, beliau juga mengonsumi makanan pokok seperti roti.Rasulullah pernah berkata dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa saus yang paling enak adalah cuka. Dan bersumber dari Abi Usaid radhiyallahu ‘anhu: Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi. Saya belum menemukan ulama yang men-shahihkan hadits ini namun tersebut dalam Al-Qur’an bahwa buah zaitun memang salah satu tanaman yang diberkahi.
  2. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Rasulullah tidak segera tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu agar makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Salah satu caranya adalah dengan shalat.
  3. Menu-menu di atas tidak selalu rutin dikonsumsi oleh beliau. Ada beberapa makanan yang disukai oleh Nabi seperti tsarid—sejenis roti yang dimakan dengan daging dimasak kuah. Beliau pun mengonsumsi labu air. Diriwayatkan oleh ‘Aisyah radhiyallahu anha bahwa Nabi memakan semangka dengan kurma yang baru masak.

Selain itu saya akan merangkum beberapa kebiasaan Rasulullah dalam keseharian beliau yang bisa dikategorikan sebagai penunjang hidup sehat beliau.

  1. Puasa Senin dan Kamis. Usamah ibn Zaid berkata: “Aku berkata pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.” Lalu beliau bersabda, “Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anha:Rasulullah bersabda “Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim).

    Seperti shaum Rahamdhan, puasa sunnah ini pun melatih kita dalam menjaga hawa nafsu.

    1. Tidak begadang.

    “Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Naml, 7: 86).

    Sesungguhnya malam hari merupakan masa yang penting bagi sebagian organ tubuh, dimana kala malam mereka ditetapkan melakukan ‘aktivitas istimewa’ sampai pagi hari: kegiatan pembersihan besar-besaran. Pada liver, detoksifikasi mulai pukul 23.00 – 01.00. Selanjutnya pukul 01.00 – 03.00  merupakan pembersihan di daerah empedu.

    Selain itu keburukan begadang yang lain adalah sulitnya untuk mendirikan shalat malam—qiyamul lail.

    Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). “ (QS. Adz-Dzariyat : 17-18).

    Saya pribadi sebagai seorang muslimah menetapkan jam malam bagi diri saya untuk tidak berada di luar rumah/kosan pada kisaran jam 21.00 (tanpa ditemani mahram). Paling mentok saya pernah kecolongan pukul 23.30. Dan mengusahakan agar tidur sebelum pukul 23.00. Seperti yang telah disebutkan, tidur di awal waktu memudahkan untuk mendirikan shalat malam, dan minimal (jika gagal shalat malam) saat bangun untuk shalat subuh tubuh terasa lebih segar.

    1. Olahraga

    Salah satu dari pribadi muslim adalah memiliki fisik yang kuat. Rasulullah sendiri kerap bermain bersama anak-anak, cucu-cucu, bahkan isterinya. Dalam satu riwayat, Nabi mengajak ‘Aisyah untuk lomba lari. Selain itu diriwayatkan pula bahwa ada seorang pria yang terkenal akan kekuatan dan perawakannya besar. Ia menantang Nabi untuk bergulat dan beliau mengalahkannya sebanyak dua atau tiga kali.

    Kelak negeri-negeri akan ditaklukkan untuk kalian, dan Allah mencukupkan itu semua atas kalian, maka janganlah salah seorang diantara kalian merasa malas untuk memainkan panahnya” (HR. Muslim)

    Lahwun (yang bermanfaat) itu ada tiga: engkau menjinakkan kudamu, engkau menembak panahmu, engkau bermain-main dengan keluargamu” (HR. Ishaq bin Ibrahim Al Qurrab)

This is called healthy. I cannot see why people should bother when other people are fat or even skinny as long as they are living a healthy life. Jauh dari penyakit dan sifat pemborosan serta berlebih-lebihan.

Jika harus membandingkan metode yang telah terbukti secara saintifik dibandingkan Sunnah Rasul yang (jika saat ini) belum terbukti, maka saya akan memilih yang terakhir. Islam hadir bukan untuk menyulitkan umatnya tetapi justru memudahkan. Apa yang dicontohkan Rasulullah merupakan teladan utama. Saya tidak melihat mengapa saya harus menahan lapar sedemikian rupa atau makan pelbagai rupa jenis makanan yang tidak perlu, sulit untuk saya makan, atau tidak mampu saya beli dalam keseharian.

Wallahu a’lam bishshawaab

Wassalamu’alaykum warahmatullah wabarakaatuh.

20/03/2016

 

REFERENSI:

  • muslimah.or.id
  • muslim.or.id
  • almanhaj.or.id
  • eramuslim.or.id
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s